HIDUP TIDAK AKAN BERARTI TANPA BERBAKTI

APA SAJA YANG SUDAH KAMU LAKUKAN? (untuk dirimu, diriku, dan dirinya).


Masihkah kamu hari ini menghembuskan nafas? dengan keadaan yang sama atau berbeda? apapun itu jangan pernah berhenti untuk bersyukur kepada Tuhan. Karenanya kita diberikan kesempatan untuk menjadi lebih baik.

Teman-teman dalam tautan kali ini saya akan berbagi cerita mengenai pengalaman hidup saya yang mungkin tidak seberapa tetapi semoga banyak manfaat yang teman-teman bisa ambil dalam tautan saya kali ini.

Hidup ini tidak akan berarti tanpa berbakti. Rasa itu baru saya rasakan saat-saat ini, memang memunculkan rasa tidak semudah mengedipkan mata, begitupun dengan berjuang mencari (Who am I?) kamu akan mengerti dengan dirimu setelah melewati serangkaian alur kehidupan.

Saat saya duduk dibangku SMP mungkin disana saya sudah mulai aktif berorganisasi, mengikuti berbagai kegiatan yang sekolah adakan saya selalu berpartisipasi didalamnya. Memang benar rasanya lelah sekali dan pada saat itu motivasi saya mengikuti kegiatan tersebut ingin mengenal dan dikenal banyak orang. (Jangan ditiru ya)

Mungkin pada saat itu usia saya yang masih ke kanak-kanakan masih belum dewasa dalam pemikiran saya, begitu dangkalnya pemikiran saya pada saat itu. Namun kian hari selagi menjalankan tugas di kepanitian setiap acara sekolah saya merasasakan kelelahan yng amat berarti kebetulan pada saat itu saya selalu mendapatkan kepercayaan diposisi yang cukup teramat penting dalam kepanitian tersebut.

Bahkan saat saya mengikuti organisasi-organisasi diluar pelajaran kedua orang tua saya marah kepada saya, karena mereka tidak mau melihat saya kecapean (kebetulan pada saat itu kondisi fisik saya benar-benar lemah). Gara-gara hal tersebut saya pernah dicuekin ibu saya sendiri... Namun saya seperti tidak memperdulikan mereka saya tetap menjalankan tugas saya dibeberapa organisasi berangkat pagi - pulang malam, hampir setiap hari saya seperti itu.

Namun pada saat itu niat saya masih tetap sama bukan untuk mencari keberkahan. Saat saya memasuki bangku SMA saya mengurangi beberapa kegiatan organisasi dan saya lebih fokus kepada organisasi yang saya rasa saya nyaman berada didalamnya dan tidak menguras energi terlalu banyak. Setiap kegiatan selalu saya ikuti dengan niat yang masih sama dengan sebelumnnya.

Tetapi ada suatu petunjuk yang Tuhan berikan kepada saya, seolah-olah semua kegiatan yang saya lakukan sebelumnya kuranglah baik untuk diulangi kembali dengan niat yang sama. Saya dipertemukan dengan seseorang yang benar-benar mengubah mind set saya tentang kehidupan ini termasuk cara pandang saya terhadap keberkahan Tuhan. 

Seseorang tersebutlah yang mendorong saya untuk menutup aurat saya lebih baik lagi dan menggunakan kerudung secara istiqomah setiap harinya. Memang saya memakai kerudung secara istiqomah saat saya memasuki bangku kelas satu SMA. Disana juga (orang tersebut) saya diajarkan melakukan sesuatu haru didasarkan dengan niat karena Allah untuk mencari kebaikan dan menebar kebermanfaatan. "Pasti kamu merasa lelah dengan segala kehidupan yang kamu jalani, karena sebenarnya kamu tidak lillah dalam menjalaninya,,, pasti niatnya hanya untuk dunia" tutur dia menceramahi saya dengan kata-kata yang lembut dan halus.

Sehentak saya merasa tertampar dengan perkataanya, bahwa selama ini saya hidup untuk siapa? saya melakukan semua pekerjaan yang melelahkan ini untuk apa sebenarnya. Disana pula saya belajar untuk mengganti setiap mind set saya dalam melakukan sesuatu bahwasannya jangan pernah melakukan sesuatu yang niatnya untuk diri sendiri, tapi berniatlah untuk menebar kebaikan dan keberkahan kepada orang-orang disekeliling kita, maka lelah mu akan menjadi lillah. 

Begitupun dengan kehidupan ini, saya rasa apabila saya tidak aktif di organisasi kemasyarakatan ataupun sekolah hidup saya tidak akan berarti karena tidak ada serangkaian cerita yang indah untuk ditulis. Berbakti tidaklah selalu harus kepada masyarakat agar dinilai oleh orang-orang bahwa kita peduli kepada mereka. Namun berbaktilah mulai dari lingkungan rumahmu, sekolah dan masyarakat agar dirimu bisa bermanfaat untuk orang-orang disekeliling. Jangan pernah berfikir bahwa ambisimulah yang akan menyukseskan-mu dikehidupan kelak, namun hasil dari berbakti dalam kebaikanlah yang akan mendorongmu untuk lebih sukses dari ambisi mu.

Hiasi hidup ini dengan sedikit goresan tinta kehidupan, dimana setiap orang akan merindukanmu dikala kau tidak ada, dan menyangimu dikala kau dekat dengan mereka!!!

semoga bermanfaat:)


Komentar

Postingan Populer