GAGAL ITU BUKAN BERARTI KAMU TIDAK HEBAT
Hallo, sudah vakum beberapa bulan
tidak menulis kembali di blog pribadi rasanya memang kangen banget.
Terimakasih untuk teman-teman semua
yang sudah berkunjung di blog peibadi aku, di laman ini aku akan sedikit
berbagi tentang pandangan aku tentang kata “GAGAL”. Pasti diantara kita
semua pernah mengalami kegagalan dalam
proses kehidupan ini. Banyak sekali karakter yang berbeda-beda untuk menyikapi
ke gagalan yang kita terima, diantaranya adalah mereka putus asa, kehilangan
semangat, memandang diri semakin tidak mampu, dan tidak percaya diri.
Disini aku akan berbagi sedikit
cerita tentang kegagalan yang pernah aku alami awalnya aku memang merasa bahwa
orang yang gagal adalah orang yang tidak hebat dan bodoh, karena aku pernah
merasakan kegagalan tersebut sehingga aku menganggap diri aku seperti itu. Tapi
dibalik kisah kegagalan yang pernah aku terima aku merasakan hal yang luar
biasa dan sempat berfikir kalau aku tidak mengalami kegagalan saat itu aku
tidak akan menjadi lebih baik seperti sekarang.
Untuk teman-teman yang sedang merasa
terpuruk dengan kegagalan yang kalian terima yuk simak sedikit ulasan tentang
kegagalan yang aku terima tetapi membawa kejalan yang lebih baik.
Aku mulai merasakan bahwa kegagalan
itu sangat pedih dan menganggap bahwa diriku ini adalah orang yang paling bodoh
dan payah ketika aku gagal dan temanku berhasil, aku juga merasakan minder
kepada teman-temanku yang berhasil aku merasa aku tidak pantas berada disisi
mereka yang telah berhasil.
Aku merasakan semua itu ketika aku GAGAL
masuk kelas akselerasi saat itu aku
mengikuti test masuk kelas CI (Cerdas Istiimewa) begitupun dengan temanku dia
juga ikut test tersebut, aku merasa kasihan kepada ibuku saat itu kalau aku
sampai gagal karena ibuku yang mengantarku dari proses seleksi pertama sampai
terakhir. Aku melihat ibuku yang duduk menunggu seleksi beres berjam-jam, aku
sempat berfikir kalau aku gagal aku telah mengecewakan ibuku. Saat test aku
berusaha mengisi setiap testnya dengan sekemampuanku karena aku tidak mau
mengecewakan “mereka” yang telah mendukung dan membantuku.
Akhirnya tiba dimana pengumuman
penerimaan kelas CI tersebut, aku dan ibuku pergi ke tempat tersebut untuk
membawa hasil kelulusannya, aku melihat wajah ibuku yang sangat berseri-seri
dan seperti yakin denganku. Tapi apa ??? apa cobaa guysss??? Ternyata oh
ternyata aku GAGAL dan temanku
berhasil masuk kelas CI tersebut. Aku meresa kecewa dengan diriku sendiri
kenapa aku tidak bisa apakah aku bodoh dan payah dibanding dengan teman-teman
yang lainnya???
Setelah pengumuman tersebut tidurku
jadi tidak nyenyak, badanku panas, dan aku nangis tiap hari sampai satu minggu.
Setiap aku terbangun dari tidur aku selalu menangis, aku malas melakukan segala
sesuatu dan aku merasa dunia dan harapanku sudah tidak ada lagi. Aku merasa aku
tidak layak untuk bersaing dengan yang lain.
Tapi setelah semua itu berlalu dan
aku mulai melupakannya aku mencoba untuk bangkit kembali dan menunjukan
walaupun aku tidak masuk kelas akselerasi
aku mampu untuk menjadi lebih baik dan bisa menjadi lebih baik.
Itu sedikit kisah kegagalan yang
pernah aku dapatkan, tapi selain kisah itu masih banyak kisah kegagalan yang
aku terima tapi itu menjadi lebih baik bagiku bahkan aku merasa gagal itu
setidaknya perlu untuk kita alami. Karena apa? Karena kegagalan itu membuat
kita menjadi lebih dewasa dimana kita menyikapi suatu permasalahan dengan bijak
dan mampu meningkatkan kualitas hidup kita untuk siap bersaing dengan kehidupan
yang sebenarnya.
Selain itu dari kegagalan kita harus
ingat bahwa “apapun yang kita miliki
apapun yang kita jumpai dan apapun kegagalah yang kita dapatkan adalah kuasa
Tuhan” , Tuhan itu Maha Baik kita tidak minta sesuatu Tuhan kasih, kita
ingin A Tuhan kasih yang lebih baik dari A. Karena saat kita meminta kepada
Yang Maha Memiliki maka permintaan kita pasti akan didengar namun dikabulkan
atau tidak tergantung apakah itu baik untuk kita atau tidak. Begitupun dengan
kegagalan yang kita dapatkan itu adalah salah satu jawaban dari Tuhan tentang
ada jalan yang lebih baik dari itu.
Dengan
kegagalan pula kita akan menjadi lebih hebat bukan kita gagal kita tidak hebat,
karena saat kita gagal kita akan berproses dan berjuang untuk lebih baik
saat teman-teman kita yang sudah berhasil menjadi lebih santai, kita yang gagal
terus berproses menjadi lebih baik. Hal tersebutpun menunjukan bahwa kualitas
orang yang gagal dan mau berproses dia akan lebih unggul dan menjadi lebih
baik.Tuhan sudah tahu apabila Tuhan memberikan keberhasilan kepada kita dengan
semudah itu mungkin kita akan menjadi manusia yang tidak hebat, tetapi apabila
kita menerima kegagalan dan mau berproses menjadi lebih baik kita akan menjadi
manusia yang lebih hebat.
Gagal
bukan berarti kita mengeluh tetapi harus tetap bersyukur dan harus selalu
bersyukur, kenapa kita harus bersyukur saat kita gagal? Karena Tuhan sedang
memberi notice kepada kita bahwa kita
sebelumnya (mungkin) kurang bersyukur dengan segala pencapain yang dititipkan
Tuhan kepada kita. Andai saja Tuhan memberikan kita keberhasilan dengan semudah
itu mungkin kita tidak akan pernah bersyukur sedalam itu dan tidak meyakini
bahwa keberhasilan yang kita dapatkan adalah titipan Tuhan. Namun apabila kita
gagal dan kita bangkit lalu kita berhasil mungkin kita akan lebih memaknai kata
bersyukur dengan apa yang kita miliki, Tuhan merasa kamu kurang mensyukuri
segala yang telah Tuhan titipkan kepada kamu maka dari itu Tuhan memberikan
peringatan dengan kegagalan agar kamu selalu ingat kepada-Nya.
Banyak sekali hikmah dari kegagalan
sesungguhnya yang tidak sanggup saya tuliskan secara terperinci karena luas
sekali hikmah tersebut. Namun perlu kita ingat saat kita gagal kita harus
bangkit dan selalu tetap bersyukur, kekecewaan itu pasti ada tetapi apabila
kita tidak bisa bangkit kita akan selalu terpuruk di lubang yang sama.
Semangat!

Wah bagus kak artikel nya, saya jadi tidak takut dengan kegagalan..saya jadi termotivasi untuk menghabiskan jatah gagal saya di usia muda
BalasHapusArtikel nya sangat keren kak,saya jadi terinspirasi untuk bangkit dari kegagalan dan mencoba hal baru yang lebih baik.
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus